Rabu, 07 Juni 2017

Gagal Lelang, Depok Batal Gelar Pasar Murah Ramadan 2017

Gagal Lelang, Depok Batal Gelar Pasar Murah Ramadan 2017

Kamis, 08 Juni 2017 | 06:52 WIB

Gagal Lelang, Depok Batal Gelar Pasar Murah Ramadan 2017

Ilustrasi pasar murah. ANTARA/Irsan Mulyadi

TEMPO.CO, Depok - Pemerintah Kota Depok batal mengadakan pasar murah di 22 kelurahan pada Ramadan 2017. Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Depok Anim Mulyana mengatakan pengadaan pasar murah tidak bisa diselenggarakan karena gagal lelang. "Kemarin kami diberi tahu Badan Lelang Pengadaan," kata Anim, Rabu, 7 Juni 2017.

Ia menuturkan pemerintah kota telah menganggarkan Rp396 juta untuk pasar murah itu. Rencananya setiap lokasi akan mendapatkan 226 paket bahan pangan berisi minyak goreng satu liter, gula pasir satu kilogram, tepung terigu satu kilogram, sirop satu botol dan kacang tanah kupas 0,5 kilogram.

Baca: Jaga Stabilisasi Harga,Pasar Murah Ramadan Digelar di 34 Provinsi

Pemerintah akan menjual satu paket sembako murah itu seharga Rp35 ribu. Harga jual itu sudah termasuk subsidi pemerintah sebesar 40 persen. "Tapi, tahun ini belum bisa terealisasi karena gagal lelang," ujarnya.

Namun, masyarakat masih bisa membeli lima ribu paket bahan pangan berharga murah yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik provinsi.Paket bahan pangan murah ini dijual seharga Rp49.500 yang berisi lima kilogram beras, tiga kilogram gula pasir dan satu liter minyak goreng. "Yang dari pemerintah kota mudah-mudahan tahun depan bisa kembali direalisasikan," kata Anim.

Baca juga:
Enam Pria yang Diduga Debt Collector, Keroyok Polisi

Meski agal menggelar pasar murah pada Ramadan 2017, mendekati Idul Fitri nanti, pemerintah kota akan secara rutin mengawasi harga sejumlah bahan pangan pokok. Saat ini, ujar Naim, bahan pangan yang mengalami kenaikan harga adalah bawang putih. Sedangkan daging sapi harganya Rp112 ribu per kilogram di sejumlah pasar tradisional. “Masih normal."

IMAM HAMDI