Selasa, 27 Juni 2017

GMNI Bikin Kursus Pancasila untuk Mahasiswa dan Pelajar

GMNI Bikin Kursus Pancasila untuk Mahasiswa dan Pelajar


Laporan Wartawan Tribun Medan/ Fatah Baginda Gorby

TRIBUN - MEDAN.com, MEDAN - Merespon semakin maraknya radikalisme, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) membuat kursus Pancasila untuk pelajar dan mahasiswa.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang GMNI Medan Maman Silaban mengatakan, kursus tersebut merupakan upaya konkrit organisasinya dalam membasmi radikalisme dan terorisme.

"Kami membuat kursus Pancasila dengan target peserta dari kalangan pemuda karena sekarang kaum muda apatis terhadap ideologi negara ini," ujarnya kepada tribun-medan.com Selasa (27/6/2017).

Ia berpendapat untuk melawan teroris tidaklah cukup dengan senjata yang canggih. Bagi Maman yang perlu dilawan adalah "isme" atau ideologinya.

Pancasila, menurut mahasiswa Fakultas Pertanian USU ini, merupakan senjata yang ampuh membasmi ajaran tersebut.

Maman menjelaskan, GMNI juga akan melakukan dialog-dialog, kursus dan seminar terkait Pancasila. Ia menargetkan seluruh mahasiswa baru di Medan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti kegiatan tersebut.

"Kami berusaha agar GMNI berada di setiap fakultas pada universitas yang ada di Medan," ujarnya.

Sekretaris DPC GMNI Medan Syam Jafba mengungkapkan organisasinya ikut berbelasungkawa terhadap korban teror di Mapolda Sumut, Minggu lalu.

Syam menuturkan organisasi mahasiswa Cipayung sejajaran (GMNI,HMI,GMKI, PMKRI, PMII) telah membuat komitmen bersama.

Komitmen tersebut merupakan upaya membahas isu-isu kebangsaan terkait ekstrimisme, premanisme, radikalisme, korupsi, narkoba dan lainnya.

Ia menegaskan GMNI akan mengawal amanat terakhir Bung Karno.

"Bung Karno pernah mengatakan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan kemerdekaan Indonesia haruuls dipelihara dan dipertahankan sampai titik darah yang penghabisan," ungkapnya. (cr7/tribun-medan.com)

قالب وردپرس