Selasa, 27 Juni 2017

Ini Alasan Manajemen Grab Suspend Massal Ratusan Pengemudi

Ini Alasan Manajemen Grab Suspend Massal Ratusan Pengemudi


TRIBUN-MEDAN.COM - Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menyebutkan langkah memutus hubungan kemitraan dengan sejumlah pengemudi GrabCar sudah sesuai dengan prosedur.

Baca: Politisi Demokrat Buka-bukaan: Kalo Punya Duit Bisa Lepas Hajat Biologis di Ruang Kepala LP

Hal ini disampaikan Ridzki untuk menanggapi aduan ratusan pengemudi GrabCar yang mengaku diputus hubungan kemitraan secara sepihak lalu dan berunjuk rasa di depan kantor Grab Indonesia, Gedung Maspion Plaza, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (27/6/2017) siang.

Baca: Kisah Bayi yang Tewas Gara-gara Ibu Asyik Main Facebook

"Kami sampaikan bahwa mitra pengemudi GrabCar yang diberhentikan sementara telah terbukti bersalah melakukan perbuatan curang yang melanggar kode etik mitra pengemudi Grab," kata Ridzki melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com, Selasa sore.

Ridzki menjelaskan, sebelum memutus hubungan kemitraan dengan ratusan pengemudi, tim khusus manajemen telah terlebih dahulu menyelidiki dugaan kecurangan tersebut.

Baca: Heboh, Obama Huni Vila Rp 192 Juta, Asyik Rafting dan ke Sawah di Bali Lalu di Yogya Ngapain ya?

Ridzki menyayangkan unjuk rasa para mantan mitra pengemudi di kantor Grab karena sebelumnya sudah dibuka jalur komunikasi jika ingin penjelasan dari pihak manajemen.

"Tetapi, sebagian dari mitra pengemudi memilih untuk berkumpul secara tidak sah dan hampir melakukan tindakan anarkis di Maspion Plaza yang membuat kami harus segera membubarkan, yang mana diminta juga oleh pihak gedung," tutur Ridzki.

Baca: Tangis Pecah Saat Sungkeman di Ruang Tahanan Polrestabes

قالب وردپرس