Senin, 26 Juni 2017

Lagu Gugur Bunga Undang Tangis Pelayat yang Melepas Jenazah Anggota Polisi, Istrinya Histeris

Lagu Gugur Bunga Undang Tangis Pelayat yang Melepas Jenazah Anggota Polisi, Istrinya Histeris

Lagu Gugur Bunga Undang Tangis Pelayat yang Melepas Jenazah Anggota Polisi, Istrinya Histeris

TRIBUN-MEDAN.COM/ARJUNA BAKKARA

Mianna boru Manalu (tengah), menangis histeris saat pelepasan peti jenazah Ipda (Anumerta) Martua Sigalingging, suaminya, dalam acara pelaksanaan tembakan salvo di Mapolres Tapsel, Senin (26/6/2017) malam. Korban penyerangan terduga teroris itu akan dimakamkan di Indrapura, Kabupaten Batubara, Sumut. 

BETAPA  hatiku takkan pilu
Telah gugur pahlawanku
Betapa hatiku takkan sedih
Hamba ditinggal sendiri

Siapakah kini plipur lara
Nan setia dan perwira
Siapakah kini pahlawan hati
Pembela bangsa sejati

Reff :
Telah gugur pahlawanku
Tunai sudah janji bakti
Gugur satu tumbuh sribu
Tanah air jaya sakti

dst

Lagu Gugur Bunga karangan Ismail Marzuki mengiringi pelepasan jenazah Ipda (Anumerta) Martua Sigalingging di Markas Polres Tapanuli Selatan di Padangsidimpuan, Senin (26/6/2017) malam.

Lantunan nyanyian bersyair duka itu mengiringi pemberangkatan jasad korban kekejian terduga teroris afiliasi ISIS itu mengundang tangis warga, para pelayat. Baik yang berada di halaman Mapolres, maupun yang berada di luar.

Tak sedikit dari kerumunan warga, yang meneteskan air mata.

Upacara pelepasan jenazah Ipda (Anumerta) Martua Sigalingging berlangsung di halaman Markas Polres Tapsel, Jalan Sisingamangaraja, Kota Padangsidimpuan, Senin (26/6/2017) pukul 21.00 WIB. Korban serangan terduga teroris itu akan dimakamkan di Indrapura, Kabupaten Batubara, Sumut, Selasa besok.
Upacara pelepasan jenazah Ipda (Anumerta) Martua Sigalingging berlangsung di halaman Markas Polres Tapsel, Jalan Sisingamangaraja, Kota Padangsidimpuan, Senin (26/6/2017) pukul 21.00 WIB. Korban serangan terduga teroris itu akan dimakamkan di Indrapura, Kabupaten Batubara, Sumut, Selasa besok. (TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA)

Beberapa dari mereka bahkan menyempatkan diri menerobos pasukan yang berjaga, demi menyalami Mianna boru Manalu dan anak-anak korban. "Selamat jalan ma tulang. (Selamat jalanlah paman)," kata seorang pemuda sambil mengintip peti mati Martua dari balik kaca sebelah luar ambulans.

Baca: Syawaluddin, Ardial dan Bobby, Inilah Ketiga Tersangka Penyerangan Markas Polda Sumut

Baca: Siapa Sangka Syawaluddin, Terduga Teroris Ini Sering Komunikasi via Internet ke Suriah

قالب وردپرس