TRIBUN-MEDAN.COM/ARJUNA BAKKARA
Mianna boru Manalu (tengah), menangis histeris saat pelepasan peti jenazah Ipda (Anumerta) Martua Sigalingging, suaminya, dalam acara pelaksanaan tembakan salvo di Mapolres Tapsel, Senin (26/6/2017) malam. Korban penyerangan terduga teroris itu akan dimakamkan di Indrapura, Kabupaten Batubara, Sumut.Â
BETAPAÂ Â hatiku takkan pilu
Telah gugur pahlawanku
Betapa hatiku takkan sedih
Hamba ditinggal sendiri
Siapakah kini plipur lara
Nan setia dan perwira
Siapakah kini pahlawan hati
Pembela bangsa sejati
Reff :
Telah gugur pahlawanku
Tunai sudah janji bakti
Gugur satu tumbuh sribu
Tanah air jaya sakti
dst
Lagu Gugur Bunga karangan Ismail Marzuki mengiringi pelepasan jenazah Ipda (Anumerta) Martua Sigalingging di Markas Polres Tapanuli Selatan di Padangsidimpuan, Senin (26/6/2017) malam.
Lantunan nyanyian bersyair duka itu mengiringi pemberangkatan jasad korban kekejian terduga teroris afiliasi ISIS itu mengundang tangis warga, para pelayat. Baik yang berada di halaman Mapolres, maupun yang berada di luar.
Tak sedikit dari kerumunan warga, yang meneteskan air mata.
Beberapa dari mereka bahkan menyempatkan diri menerobos pasukan yang berjaga, demi menyalami Mianna boru Manalu dan anak-anak korban. "Selamat jalan ma tulang. (Selamat jalanlah paman)," kata seorang pemuda sambil mengintip peti mati Martua dari balik kaca sebelah luar ambulans.
Baca: Syawaluddin, Ardial dan Bobby, Inilah Ketiga Tersangka Penyerangan Markas Polda Sumut
Baca: Siapa Sangka Syawaluddin, Terduga Teroris Ini Sering Komunikasi via Internet ke Suriah
