Jumat, 23 Juni 2017

Menilik Sepak Terjang Kontroversi Pangeran Muhammad, Sang Pewaris Kerajaan Arab Saudi

Menilik Sepak Terjang Kontroversi Pangeran Muhammad, Sang Pewaris Kerajaan Arab Saudi


TRIBUN-MEDAN.com - Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz membuat keputusan mengejutkan, Rabu (21/6/2017).

Dia memecat keponakannya Mohammed bin Nayef (57) dari posisi putra mahkota.

Sebagai penggantinya, Raja Salman mengangkat putranya sendiri, Muhammad bin Salman alu Saud (31), atau yang dikenal sebagai Pangeran Muhammad, sebagai pewaris tahta.

 
Muhammad dikukuhkan sebagai putra mahkota penerus takhta di garis pertama.

Baca: Cerita Horor di Brexit Kiranya Jangan Terulang Lagi di Mudik Tahun 2017 Ini

Baca: Rinican Nama-nama Anggota DPR yang Disebut Jaksa Diduga Menerima Uang e-KTP dari Miryam

Baca: Pemudik yang Gunakan Sepeda Motor Mengular di Jalur Pantura Karawang

Baca: Hari Ini, Barack Obama Berlibur ke Bali, Hanya 4 Orang yang Boleh Jemput di Bandara Ngurah Rai

Itu artinya, bila Raja Salman meninggal dunia, maka Pangeran Muhammad berkesempatan menjadi raja Arab Saudi termuda dalam sejarah.

Lalu, siapa Pangeran Muhammad?

قالب وردپرس