Rabu, 07 Juni 2017

Program USAID Prioritas Berakhir, Ini yang Disampaikan pada Tribun Medan

Program USAID Prioritas Berakhir, Ini yang Disampaikan pada Tribun Medan


TRIBUN-MEDAN.com - Lima tahun sudah USAID-Prioritas menjalankan programnya di bidang pendidikan di Sumatera Utara. Koordinator Provinsi USAID Prioritas Sumatera Utara, Agus Marwan menyebutkan berbagai pencapaian telah dilakukan USAID Prioritas Sumatera Utara, seperti menyumbangkan 1.2 juta buka baca, bahkan mendorong pemerintah Kabupaten Serdang Berdagai untuk mengesahkan peraturan daerah guna mendukung program kabupaten literasi.

Peraturan daerah ini memuat Program Peningkatan Mutu Pembelajaran, Program Pemetaan dan Pemerataan Guru, Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan, Pendidikan Inklusi dan Pengembangan Program Literasi.

Baca: USAID Galakan Budaya Membaca di Sumut

“Dengan adanya Perda tersebut, masyarakat menjadi lebih peka literasi. Jadi di sana (Sergai) selama 15 menit sebelum jam pelajaran sekolah dimulai anak-anak dan masyarakat akan fokus membaca buku. Kemudian sebelum jam pelajaran sekolah berakhir, mereka akan menulis,” tuturnya.

Kegiatan tersebut katanya, menjadi satu implementasi dari Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang Perubahan Budi Perketi. Untuk hal ini, tambah Agus, Kabupaten Sergai berhasil meraih peringkat pertama sebagai daerah literasi dan mendapatkan penghargaan literasi langsung dari Mendikbud RI.

Kepedulian Literasi juga membuat Kabupaten Sergai juga meraih rekor MURI untuk resensi buku terbanyak, ada juga Tebing Tinggi yang meraih rekor MURI untuk menulis pantun terbanyak, dan Labuhan Batu untuk menulis surat cinta untuk kota.

Selama lima tahun terakhir, mulai dari Mei 2012 hingga Mei 2017 ini USAID Prioritas Sumatera Utara telah menjangkau 15 daerah, dua lembaga pendidik dengan melakukan sejumlah kegiatan peningkatan mutu pendidikan.

“Di Sumut USAID Prioritas bekerja di 15 kabupaten/kota yakni Langkat, Binjai, Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Tanjungbalai, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Toba Samosir, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Sibolga dan Nias Selatan,” sebutnya.

Serta dua Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK) yaitu Universitas Negeri Medan dan Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara.

Agus Marwan menambahkan, pada 15 Mei 2015 lalu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga telah mendeklarasikan sebagai daerah literasi. Sedangkan beberapa kabupaten di Sumatera Utara seperti Samosir dan Tapanuli Utara akan menyusul untuk mendeklarasikan diri.

Agus Marwan yang didampingi Communication Specialist USAID Prioritas Sumatera Utara, Erix Hutasoit dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terimakasih dan menyerahkan piagam sebagai apresiasi karena Tribun Medan sudah memberikan ruang pemberitaan yang cukup baik untuk sejumlah program dan kegiatan yang diselenggarakan USAID-Prioritas. Penghargaan tersebut diterima Redaktur Tribun Medan Eti Wahyuni dan didampingi Reporter Liston Damanik dan Elvira.(cr6) 

قالب وردپرس