TRIBUN-MEDAN.com-Ribuan sepeda sewa yang disita pemerintah membuat satu lahan kosong di bagian selatan Hangzhou menjadi lebih cerah.
Sepeda milik sejumlah bisnis berbagi sepeda (bike sharing) yang booming di China, sepertinya telah diparkir di kota dengan cara yang tidak semestinya oleh pengguna mereka, penghuni yang kurang bertanggungjawab dan menyebabkan aparat hukum setempat memungutnya.
Dikutip dari Shanghaiist, pada awal Juni tahun ini, pasukan keamanan publik Hangzhou mengatakan bahwa mereka telah mengambil 20.000 sepeda bersama di pusat kota.
Setelah sepeda disita dan diparkir di tempat kosong, perusahaan berbagi sepeda dihubungi. Namun, tampaknya sebagian besar tidak mau repot mengurus agar sepeda kembali, dan membiarkan aset mereka itu berkarat di kuburan sepeda massal.
Sepanjang tahun lalu, puluhan startup China meluncurkan puluhan juta sepeda bersama ke seluruh negeri.
Sepeda ini mungkin sangat membantu bagi pengguna, namun mereka membuat aparat di daerah itu sakit kepala. (*)
