TRIBUN-MEDAN.com - Ricco Tan, siswa kelas 2 SMP Sampoerna Academy, mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Robotic saat duduk di kelas 6 Sekolah Dasar di Sampoerna Academy.
Awalnya karena penasaran dengan hasil karya robotic di luar negeri, ia pun memiliki hasrat untuk bisa membuat robot. Dengan usaha dan bimbingan dari guru pendamping ekstrakurikuler, ia pun berhasil menyabet prestasi sejak kelas 6 SD tersebut.
Baca: Luar Biasa Negara Ini Mulai Uji Coba Polisi Robot, Robocop, Ini Kehebatannya
Baru mengikuti kompetisi robotic, Ricco meraih juara 1 di ajang Indonesia Robotic Olimpion pada 2015 di Surabaya, dan juara 3 Robotic Competition for School pada 2015 dan Juara 2 tahun berikutnya saat ia duduk di bangku SMP kelas 1 di ajang yang sama.
Tidak berhenti sampai disitu, ia pun kembali mendapat juara 5 pada ajang Indonesia Robotic Olimpion 2016 hingga akhirnya berhasil lolos ajang internasional dan berangkat ke New Delhi dalam ajang World Robot Olympiad, dan mendapatkan posisi ke 9 dari 90 tim yang berasal dari 30 an negara.
Ia pun menuturkan membutuhkan persiapan khusus saat akan mengikuti kompetisi robotic, bukan hanya pulang sekolah, weekend juga dimanfaatkan untuk mengerjakan robot, biasanya 2 bulan sebelum kompetisi," jelasnya.
