TRIBUN-MEDAN.COM, JAMBI - Banjir besar akibat hujan deras yang mengguyur Kota Jambi, Selasa (13/6) malam hingga Rabu dini hari, berakibat fatal. Tembok Lembaga Pemasyarakatan (LP) Jambi roboh tersapu banjir, sehingga sejumlah narapidana melarikan diri.
Air juga menggenangi sel-sel di LP tersebut.
"Tolong, air sedada di dalam lapas (lembaga pemasyarakatan). Kami kebanjiran," begitu teriakan seorang penghuni LP Klas IIA Jambi, Selasa tengah malam.
Zul (39) warga yang tinggal persis di dekat tembok LP mengaku, sangat khawatir. Saat itu, ia kaget mendegar bunyi dentuman cukup keras pada pukul 01.00 WIB.
"Saya kira bunyi petir," tuturnya.
Baca: Masya Allah! Ada Jemaah yang Meninggal saat Sujud, Rekaman CCTV-nya Viral hingga ke Australia
Baca: Aduhai! Kecantikan Putri Pelatih Persib Ini Bisa Bikin Anda Meleleh
Baca: Perampok yang Menembak Pria di SPBU Berhasil Ditangkap, Polisi Masih Sembunyikan Identitas Pelaku
Ketika ia mengetahui tembok LP runtuh, ia mencoba menyelamatkan diri ke rumah tetangga.
"Saya langsung kunci rumah, matikan listrik, dan lari ke rumah tetangga," katanya.
