TRIBUN-MEDAN.com -Â Dua personel polisi yang sedang bertugas, piket menjaga Markas Polda Sumatera Utara menjadi korban teror kejahatan dua orang yang diduga merupakan anggota kelompok sel teroris.
Baca: VIDEO NEWS: Mengerikan Pesawat Berguncang Seperti Mesin Cuci selama 90 Menit
Seorang pelaku penyerangan terhadap personel kepolisian di Mapolda Sumut, bernama Syawaluddin Pakpahan, warga Kota Medan berhasil dibekuk.
Baca: Terungkap Rossi Menang di GP Belanda Akibat Diuntungkan Panitia Balapan
Anehnya saat dibekuk dia masih memperlihatkan gestur tubuh mengacungkan jari telunjuk bermakna tauhid, padahal tangannya sudah diikat menggunakan tali pengikat kain.
Baca: MUI Dukung Polisi Usut Penyerangan Markas Polda hingga ke Akar-Akarnya
Baca: Tuan Guru Babussalam: Jihad dengan Membunuh Matinya, Bukan Mati Syahid, tapi Mati Offside
Baca: Kapolresta: Saya Selaku Umat Islam Mengutuk Kejadian Ini, Itu Bukan Cerminan Agama, Tak Bernurani
Namun saat hendak difoto menggunakan kamera pria berjanggut tersebut masih sempat mengacungkan jari.Â
Ustaz Khairul Ghozali mantan teroris yang kini mengasuh pondok pesantren Al Hidayah membenarkan kalau gestur jari telunjuk itu lambang tauhid.
