Rabu, 07 Juni 2017

BI Anggarkan Rp 2,5 Triliun untuk Penukaran Uang

BI Anggarkan Rp 2,5 Triliun untuk Penukaran Uang


TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Bank Indonesia di Pematangsiantar dan sekitarnya menyediakan uang untuk melayani kebutuhan penukaran uang masyarakat sebesar Rp2,5 triliun di delapan kota dan kabupaten. Kepala Perwakilan BI Pematangsiantar Elly Tjan mengatakan, di Siantar akan didistribusikan 903,8  miliar yang didistribusikan melalui perbankan di Kota Pematangsiantar dan sekitarnya dan melalui Kas Keliling yang dilakukan Bank Indonesia.

Elly Tjan mengatakan dalam rangka meningkatkan layanan penukaran uang kepada masyarakat, maka selama bulan Ramadan dan jelang Hari Raya Idul Fitri 1438H, BI Pematangsiantar juga memberikan layanan kas keliling kepada masyarakat yang dilaksanakan bekerjasama dengan perbankan selama lima hari, yaitu tanggal 12 hingga 16 Juni 2017. Pihak BI juga mengimbau warga menukar di kantor bank resmi.

"Untuk menjaga ketertiban dan kelancaran serta kenyamanan masyarakat dalam menukar dan menarik uang tunai, diiimbau kepada seluruh masyarakat untuk melakukan penukaran di tempat yang resmi seperti kantor- kantor perbankan dan kas keliling Bank Indonesia serta tidak melakukan penukaran uang melalui perantara/calo penukaran uang," kata Elly.

Tahun 2017, Bank Indonesia mengalokasikan uang rupiah sebesar Rp2,5 triliun untuk didistribusikan ke masyarakat melalui perbankan dan layanan kas keliling Bank Indonesia di seluruh wilayah kerja (8 kabupaten dan kota). Jumlah tersebut meningkat sebesar 6,30 persen dibanding tahun 2016, yang mana realisasi penarikan uang kartal tercatat sebesar Rp2,35 triliun.

Jumlah ketersediaan uang Rupiah tersebut, diperkirakan dapat memenuhi proyeksi kebutuhan Hari Raya Idul Fitri tahun 2017 yang diperkirakan sebesar Rp1,7 triliun atau lebih rendah 25,21 persen dibanding realisasi tahun sebelumnya.

Hal ini disebabkan pembukaan kas titipan di Tebing Tinggi dan Balige yang diperkirakan akan membantu memenuhi kebutuhan uang tunai di beberapa daerah wilayah kerja KPw BI Pematangsiantar yang dekat dengan lokasi kas titipan.

Dikatakan Elly, Bank Indonesia juga mengimbau masyarakat untuk memperlakukan uang Rupiah dengan baik (tidak dilipat dan tidak dirusak) sebagai salah satu simbol negara kebanggaan bersama. 

"Sebagai informasi, uang Rupiah yang didistribusikan melalui perbankan ini akan disalurkan kembali kepada masyarakat melalui layanan penukaran uang yang dibuka oleh 15 Bank di kota Pematangsiantar (BCA, BNI, BRI, BSM, CIMB Niaga, Mandiri, Mayapada, Maybank, Mega, Mestika, Muamalat, OCBC NISP, Panin, QNB dan Bank Sumut) setiap hari Selasa dan Kamis," jelas Elly Tjan.

Ada pun untuk wilayah Rantau Prapat dan sekitarnya, Bank Indonesia melalui Kas Titipan di Rantau Prapat mengalokasikan uang sebesar Rp855,1 miliar sehingga diharapkan kebutuhan uang Rupiah bagi masyarakat yang berada di luar Kota Pematangsiantar juga dapat terpenuhi. (dyk/tribun-medan.com)

قالب وردپرس