Rabu, 07 Juni 2017

BRI Luncurkan Kartu Mahasiswa Sekaligus ATM untuk Mahasiswa UMI

BRI Luncurkan Kartu Mahasiswa Sekaligus ATM untuk Mahasiswa UMI


Laporan Wartawan Tribun Medan / Ayu Prasandi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Bank Rakyat Indonesia (BRI) juga meluncurkan kartu mahasiswa yang juga bisa digunakan sebagai Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Pimpinan Cabang BRI Medan Iskandar Muda, I Nyoman Gede Artha, menjelaskan, BRI meluncurkan kartu mahasiswa yang juga dikenal dengan co-branding.

“Ini salah satu wujud kerjasama bank dengan universitas dalam kaitannya dengan penatakerjaan atau administrasi mahasiswa,” jelasnya, Rabu (7/6/2017).

Ia menerangkan, jika selama ini kartu tanda mahasiswa yang selama ini dimiliki oleh fakultas-fakultas atau universitas hanya sebagai kartu pengenal saja. Dengan kartu mahasiswa ini BRI ingin menyinergikan dengan perbankan yang kartu mahasiswa tersebut berfungsi sekaligus sebagai kartu ATM.

Baca: NEWS VIDEO: BRI Berikan Bantuan Perangkat Komputer kepada Universitas Metodist

“Jadi di dompet mahasiswa tidak perlu banyak-banyak kartu. Cukup satu kartu yaitu kartu mahasiswa yang juga berlaku sebagai ATM. Dengan hal tersebut, mahasiswa sudah bisa mengakses segala fitur-fitur yang ada di BRI melalui ATM hingga mobile banking,” terangnya.

Ia menuturkan, untuk kali ini, dan untuk yang pertama kalinya di Medan BRI kerjasama dengan Universitas Metodist Indonesia (UMI). Dan kartu mahasiswa yang pertama yang juga berfungsi sebagai ATM di Medan masih di UMI.

“Ini merupakan contoh yang sangat baik untuk universitas atau perguruan tinggi lainnya untuk mencontoh kerjasama yang dilakukan antara BRI dengan UMI,” tuturnya.

Rektor Universitas Metodist Indonesia, Pantas Simanjuntak, mengatakan, dengan adanya kartu mahasiswa dari BRI merupakan suatu yang sangat sureprice karena BRI baru kali pertama melaksanakan ini dan memilih UMI sebagai yang menggunakan kartu mahasiswa sekaligus ATM.

“Dan ini juga tentu sangat mempermudah mahasiswa. Apalagi kita sudah membuat peraturan bahwa semua kegiatan mahasiswa dan kewajiban mahasiswa harus dibayar melalui kartu ATM,” terangnya.

Ia menjelaskan, mahasiswa tidak ada lagi membawa uang cash, dan uang kuliah bisa dibayar di mana saja. Hanya tinggal beritahukan kepada orang tua berapa SKS yang diikuti mahasiswa tersebut dan bisa dibayar melalui transfer ATM.

“Dengan adanya kartu mahasiswa ini juga saya pikir akan membantu orang tua dalam hal bertangungjaawab dan jujur melaporkan aktivitasnya kepada orang tua seperti nilainya dan lain-lain,” jelasnya.

(pra/tribun-medan.com) 

قالب وردپرس